"Berawal dari hal yang kecil akan ada perubahan yang besar untuk bumi kita"
Apakah kita pernah tersadar
dimanakah kita sekarang ini ? Kita sebagai manusia hidup di bumi mulai dari
lahir, kecil, beranjak dewasa, sampai kita meninggal nanti kita akan kembali untuk bertemu Tuhan. Kita sangat berhutang
budi pada bumi,
Tetapi, berapa banyak kita
telah mengotori bumi, merusak bumi, dan membuat bumi ini menjadi tidak indah
lagi ?? tak ada jawaban pasti, karena terlalu sering kita mengotori bumi. sampai tak terhitung Kadang-kadang kita tidak sadar bahwa perbuatan kita sangat merusak bumi
dan terkesan tidak berterima kasih pada bumi yang telah berjasa banyak pada bumi.
Allah menciptakan manusia ke bumi ini adalah sebagai mahluk yang cerdas dan mempunyai akal fikiran. tak sepantasnya kita sebagai manusia merusak bumi tempat tinggal kita. Oleh karena itu, kita harus
mulai mengubah hidup kita agar perbuatan kita ini tidak lagi merusak Bumi.
Tentunya kita adalah manusia yang tidak dapat melakukan semua hal. Jadi, kita
cukup melakukan perbuatan yang dapat kita lakukan dan tidak perlu memaksakan diri.
Jika kita hanya dapat berbuat hal-hal yang sederhana, ya kita lakukan hal
sederhana tersebut. Jangan hanya karena hal sederhana yang bisa kita lakukan,
kita malu untuk melakukannya sehingga kita tidak melakukan apa-apa. Tetapi juga
kita harus mengembangkan diri supaya bisa melakukan hal yang lebih besar lagi.
Yang terpenting adalah niat dan keikhlasan.
Hal-hal kecil yang dapat kita
lakukan misalnya adalah membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghematan
listrik, menghemat Bahan Bakar Minyak dan masih banyak lagi.Mungkin kita sudah
bosan dengan kata-kata "Buanglah Sampah Pada Tempatnya". Kita
mendengar kata-kata itu sejak kita kecil sampai dewasa. Tetapi apakah kita
sudah melakukan hal yang kita anggap sederhana tersebut ? Mungkin ya, mungkin
tidak. Kadang-kadang untuk sampah yang besar kita ingat, tetapi jika sampahnya
kecil seperti sobekan kertas, plastik, atau bungkus snack, kita membuangnya
begirtu saja. Jika kita ada di kelas, maka kita taruh sampah tersebut dikolong
meja. jika ada diangkot maka ditaruh dibawah tempat duduk.
Hal itu tidak hanya dilakukan
oleh anak-anak, tetapi juga oleh orang dewasa. Itu menandakan bahwa yang
terpenting adalah kesadaran diri. Usia tidak berpengaruh pada sikap seseorang.
Yang paling berpengaruh adalah kesadaran. Itu yang paling penting. Begitu juga
dengan penggunaan listrik dan air. Kita selalu menganggap bahwa lebih banyak
orang yang menngunakan air lebih banyak dari diri kita sendiri sehingga kita
berpikir kalaupun kita menghemat, tetap saja tidak akan berguna. Itu adalah
pemikiran yang salah. Jika semua orang berfikir itu, maka tidak akan ada yang
berhemat bukan ? Kita harus menanamkan pikiran segala sesuatu hal yang baik itu
harus dimulai dari diri kita sendiri. Jangan menunggu orang lain untuik berbuat
hal kebaikan.
"Berawal dari hal kecil kita melakaukan perubahan yang besar"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar