Selasa, 18 September 2012



menangislah saat kau rindu
perasaan itu murni yang dimiliki oleh seorang hamba
seperti rasa rindu yang tak pernah untuk diminta
akan selalu hadir dalam jiwa seorang hamba
tak pernah ku mengerti dan sulit untuk ku fahami
entah dari mana kerinduan itu bermula
merasuki akal fikiran yang mungkin tak bisa terkendali
saat ia datang,
menangislah dalam dekapan alam
sapaan angin malam akan memberikan ketenangan
mengisi relung kerinduan yang datang
menangislah,
berikan senyuman untuk kerinduan
agar kau terbebas

Kamis, 16 Agustus 2012

Minggu, 17 Juni 2012

Qasidah di Balik Jilbab

Telah aku rasakan surga di balik jilbab mu
Maafkanlah
Bukannya aku di hantui fikiran-fikiran kotor
Sebab surga begitu malu 
Menampakan dirinya di mata memandang
Nafas penuh nafsu
Seperti engkau tak ingin mengusik
Syahwatku yang masih liar
Biarkan surga ku tetap
Di balik jilbab mu


Minggu, 10 Juni 2012

jiwa yang lelah

kala malam datang dengan sinar cahaya rembulan
berikan sejenak kesejukan dalam jiwa yang lelah
lepas dalam keheningan
menangis dalam kesendirian
mengadu pada sang pencipta atas apa yang telah diperbuat
air mata tak tertahan
mengalir dalam kesepian
Ya Rabbi....Kau Maha Tahu dan Melihat
Kau Maha Mendengar dan Berkuasa
dalam kesepian ini
jiwa yang lelah mengadu pada Mu 
Ya Rabbi, Ampuni setiap butir dosa-dosa ku
berikan kemudahan untuk menggapai keimanan yang kokoh
lelah jiwa ini menapaki jalan kehidupan yang fana
terombang ambing dalam derasnya arus dunia
yang menyediakan  berjuta kenikmatan semu
Ya Rabbi, kuat kan keimanan ku
berikan secercah cahaya Mu dalam jiwa yang lelah
agar aku tak termasuk dalam golongan yang ingkar dan merugi
Ya Rabbi, hanya itu pintaku.......


Kamis, 07 Juni 2012


Sa'at nyawamu terpisah...
Jasad dan ragamu terbujur kaku...
Wajah muram menyelimuti.
Semua mata yang memandang..
Sesungguhnya manusia.
Tak ada yang abadi...
Semua pasti mati...
Di alam tanah ini....

 

Senin, 04 Juni 2012

Salah kah aku.........???

mengharap kasih mu...
merindukan mu, salah kah aku
melepas rasa kangen yang dalam.........

salah kah aku ???
mencoba berpaling dengan rasa ini
namun aku tak dapat melakukannya
salahkah aku, memiliki rasa ini....
salah kah aku ????............... dengan semua ini
............
.......
maaf, dengan ketulusan dan rasa sesal yang mendalam
dengan rasa hormat dan taat ku
kesalahan yang ku buat hanya sepenggal jeritan jiwa yang sunyi,
yang merindukan akan sosok dan kasih mu....
salah kah aku, memiliki dan mngungkap kan semua ini ???
salah kah aku..........

salahkah aku ?? merasakan semua ini....
...............
...........
........
hanya kekecewaan yang ku dapat.....

sepenggal bait kata yang tertulis dalam buku lusuh catatan seorang anak rantau,  perasaan hati yang terungkap dalam lembaran kertas putih cara dia untuk mengungkapkan semua perasaan yang di rasanya.


Selasa, 22 Mei 2012


KELAS  AMFHIBIA

1.    Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah variabilitas di antara makhluk hidup dari semua sumber, termasuk interaksi ekosistem terrestrial, pesisir dan lautan, dan ekosistem akuatik lain, serta kompleks ekologik tempat mahluk hidup menjadi bagiannya, hal ini meliputi keanekaragaman jenis, antarjenis dan ekosistem (Sudarsono, dkk, 2004: 6). Pengertian lain menjelaskan bahwa keanekaragaman hayati merupakan jutaan tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, termasuk gen yang mereka miliki, serta ekosistem rumit yang mereka bantu menjadi lingkungan hidup ( Indrawan,dkk, 2007:15).
Pengertian atau definisi keanekaragaman hayati, menurut (Bappenas, 2004) dapat diartikan dari berbagai aspek, uraian dibawah ini setidaknya mewakili beberapa diantaranya :
a.    Keanekaragaman hayati adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keanekaan bentuk kehidupan di bumi, interaksi di antara berbagai makhluk hidup serta antara mereka dengan lingkungannya.
b.    Keanekaragaman hayati mencakup semua bentuk kehidupan di muka bumi, mulai dari makhluk sederhana seperti jamur dan bakteri hingga makhluk yang mampu berpikir seperti manusia.
c.    Keanekaragaman hayati ialah fungsi-fungsi ekologi atau layanan alam, berupa layanan yang dihasilkan oleh satu spesies dan/atau ekosistem (ruang hidup) yang memberi manfaat kepada spesies lain termasuk manusia.
d.   Keanekaragaman hayati merujuk pada aspek keseluruhan dari sistem penopang kehidupan, yaitu mencakup aspek sosial, ekonomi dan lingkungan serta aspek sistem pengtahuan dan etika, dan kaitan di antara berbagai aspek ini.
e.    Keanekaan sistem pengetahuan dan kebudayaan masyarakat juga terkait erat dengan keanekaragaman hayati.
Keanekaragaman organisme merupakan suatu konsep yang menunjuk kepada variasi sifat dan ciri gen, spesies serta ekosistem. Setiap individu organisme mempunyai ratusan bahkan ribuan gen dalam kombinasi yang unik dan khas. Kumpulan individu-individu yang berkerabat dekat menjadi suatu kelompok spesies, ekmudian berbagai spesies membentuk suatu komunitas. Interaksi antar komunitas dengan faktor-faktor lingkungan fisik membentuk sistem ekologi. (Nugroho, 2004:123)
Terdapat tiga pendekatan membaca keanekaragaman hayati, yakni tingkat tingkat ekosistem (1), tingkat taksonomik atau spesies (2), dan tingkat genetik (3). Berikut uraiannya:
a.    Keanekaragaman ekosistem: mencakup keanekaragamanan bentuk dan susunan bentang alam, daratan maupun perairan, di mana makhluk atau organisme hidup (tumbuhan, hewan dan mikroorganisme) berinteraksi dan membentuk keterkaitan dengan lingkungan fisiknya.
b.    Keanekaragaman spesies: adalah keanekaragaman spesies organisme yang menempati suatu ekosistem, di darat maupun di perairan. Dengan demikian masing-masing organisme mempunyai ciri yang berbeda satu dengan yang lain.
c.    Keanekaragaman genetis: adalah keanekaragaman individu di dalam suatu spesies. Keanekaragaman ini disebabkan oleh perbedaan genetis antar individu. Gen adalah faktor pembawa sifat yang dimiliki oleh setiap organisme serta dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Keanekaragaman spesies atau jenis adalah jumlah spesies yang beragam yang hidup di suatu lokasi tertentu yang menunjukkan beberapa karakteristik penting yang berbeda dari kelompok-kelompok lain, baik secara morfologi, fisiologi, atau biokomia (Indrawan, 2007: 15).
Contoh keterkaitan ketiga tingkat keanekaragaman hayati tersebut dapat dilihat  pada kawasan yang mempunyai keanekaan ekosistem yang tinggi, biasanya juga memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi dengan variasi genetis yang tinggi pula. Ada beberapa hal lain yang perlu dipahami mengenai keanekaragaman hayati, yaitu :
a.    Pusat Asal-usul : adalah wilayah geografis tempat suatu takson berasal atau pertama kali berkembang.
b.    Pusat Keanekaragaman : kawasan geografis yang mempunyai keanekaragaman spesies atau genetis yang tinggi.
c.    Pusat Endemisme: kawasan geografi dengan jumlah spesies endemik yang tinggi pada tingkat lokal.
2.    Amphibia
Menurut (iskandar : 1998) Amfibi merupakan salah satu komponen penyusun ekosistem yang memiliki peranan sangat penting, baik secara ekologis maupun ekonomis. Secara ekologis, amfibi berperan sebagai pemangsa konsumen primer seperti serangga atau hewan invertebrata lainnya, serta dapat digunakan sebagai bio-indikator kondisi lingkungan. Secara ekonomis amfibi dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani, hewan percobaan, hewan peliharaan dan bahan obat-obatan (Stebbins & Cohen 1997).. Indonesia memiliki dua dari tiga ordo amfibi yang ada di dunia, yaitu Gymnophiona dan Anura. Ordo Gymnophiona dianggap langka dan sulit diketahui keberadaannya, sedangkan ordo Anura merupakan yang paling mudah ditemukan di Indonesia mencapai sekitar 450 jenis atau 11% dari seluruh jenis Anura di dunia. Ordo Caudata merupakan satu-satunya ordo yang tidak terdapat di Indonesia.(Darmawan, 2008)
Amphibi berarti “dua kehidupan” yang mengacu kepada metamorfosis banyak jenis katak. Kecebong yang merupakan tahap awal larva dari seekor katak, umumnya adalah herbivora akuatik dengan insang, sistem gurat sisi yang mirip dengan insang, dan ekor anjang bersisip. Kecebong tidak memiliki kaki dan berenang dengan menggeliat seperti leluhurnya yang mirip ikan. Selama metamorfosis yang berakhir dengan “kehidupan kedua”, kaki berkembang, insang dan gurat sisi menghilang. Tetrapoda muda dengan sepasang paru-paru untuk bernafas, sepasang gendang eksternal, dan sisitem pencernaan yang diadaptasukan untuk mengkonsumsi makanan yang karnivora, merangkak ketepian dan memulai kehidupan didarat. Namun demikian, meskipun menyandang nama amphibia, banyak jenis katak yang tidak melalui tahapoan kecebong akuatik, dan banyak amphibia tidak hidup di di dua kehidupan akuatik dan teristerial. Beberapa katak, salamander dan caecilian ada yang hanya hidup di air dan ada hanya hidup di darat.
Sebagian amfhibi tetap hidup di dekat air, dan paling berlimpah hidup di tempat lembap seperti rawa dan hutan hujan tropis. Bahkan katak yang beradaptasi di tempat yang lebih kering menghabiskan waktunya di dalam lubang sarang atau di bawah daun yang lembap, di mana kelembapan sangat tinggi. Sebagaian amphibi bergantung pada kulitnya yang lembab untuk melakukan pertukaran gas dengan lingkungannya. Beberapa spesies darat tidak mempunyai paru-paru dan bernafas hanya melalui kulit dan rongga mulutnya. (Campbell, 2000:260)
Amphibi adalah vertebrata yang secara tipikal dapat hidup baik dalam air tawar dan didarat. Sebagian besar mengalami metamorfosis dari berudu (akuatis dan bernafas dengan insang) ke dewasa (amfibius dan bernafas dengan paru-paru), namun beberapa jenis amphibi tetap mempunyai insang selam hidupnya. Jenis-jenis yang sekarang ada tidak mempunyai sisik luar, kulit biasanya tipis dan basah. (Brotowidjoyo, 1998:194)
Amphibia merupakan perintis vertebrata daratan. Paru-paru dan tulang angota tubuh, yang mereka warisi dari moyang krosopterigia, memebrikan sarana untuk lokomosi dan bernafas diudara. Sesuai dengan namanya, amphibia itu hanya separuh hidupnya didaratan (semiterrestial). Mereka harus kembali untuk bertelur. Peralihan berkala dari air ke daratan dan sebaliknya menimbulkan masalah tambahan dalam mempertimbangkan keseimbangan air dan eksresi limbah nitrogen. Didalam air, seperti pada ikan tawar. Pemasukan air secara terus menerus harus dikeluarkan melalui glomerulus. Didaratan air harus dipertahankan dengan cara mengurangi masukan darah ke gomerulus dengan demikian laju filtrasi akan berkurang.  Didaratan, kemampuan mendeteksi suara merupakan hal yang sangat penting, dan amphibi telah mengembangkan telinga sederhana  dari struktur yang diwarisinya dari moyang mereka. Spirakel dengan membran tertutup yang berfungsi sebagai gendang telinga dan tulang rahang yang tidak terpakai lagi  (yang berasal dari lengkung insang agnatha) berguna untuk meneruskan getaran dari membran ini ke telinga dalam.(Campbell, 2003: 931)
3.    Klasifikasi Amfhibi
Menurut Goin & Goin (1971), klasifikasi dan sistematika amfibi adalah sebagai berikut:
Kingdom           : Animalia,
Filum                 : Chordata,
Sub-filum           : Vertebrata,
Kelas                  : Amphibia
Ordo                  : Gymnophiona, Caudata dan Anura.
 Amfibia adalah satwa bertulang belakang yang memiliki jumlah jenis terkecil, yaitu sekitar 4,000 jenis. Walaupun sedikit, amfibi merupakan satwa bertulang belakang yang pertama berevolusi untuk kehidupan di darat dan merupakan nenek moyang reptil. (Darmawan, 2008 : 3)
Ada 3 bangsa dalam kelas amphibia, yaitu :                    
a.    Ordo Caudata (Urodela)
Hanya ada sekitar 400 jenis dari ordo Urodela, beberapa diantaranya hanya hidup di air, tetapi yang lain hidup di darat sebagaian hewan dewasa atau bahkan sepanjang masa kehidupan. Sebagian besar salamender yang hidup didarat berjalan dengan pembengkokan badan dari sisi ke sisi yang mirip dengan cara berjalan tetrapoda awal. (Campbell, 2003:259).
Kelompok amphibi ini merupakan kelompok amphibi yang pada bentuk dewasa mempunyai ekor. Tubuhnya berbentuk seperti bengkarung (kadal). Beberapa jenis yang dewasa tetap mempunyai insang, sedangkan jenis-jenis lain insangnya hilang. Sabuk-sabuk skelet hanya sedikit membantu untuk menyokong kaki. Tubuh dengan jelas terbagi menjadi ke dalam kepala, badan dan ekor, kaki-kakinya kira-kira sama besar. Jika akuatis bentuk larva sama seperti dewasa. Dari larva menjadi dewasa memerlukan waktu beberapa tahun. Contoh Megalobatarachus japanicus (salamander raksasa, Cina dan Jepang, kira-kira 150 cm), Ambistoma tygrinum (dewasa tidak mempunyai insang), Hynobius sp, dan Ranodon sp. Katak pohon.

b.    Ordo Saliania (Anura)
Ordo anura mempunyai anggota hampir 3500 spesies, lebih terspesialisasi daripada Urodela untuk pergerakan didarat. Katak dewassa mengunakan kaki belakangnya yang kuat itu untuk melompat di tanah.  Seekor katak menangkap lalat dengan menjulurkan lidah panjangnya yang lengket, yang bertaut kebagian mulut. Katak memperlihatkan beraneka ragam adaptasi yang membantu mereka untuk menghindari serangan pemangsa yang lebih besar.  Sama dengan amfhibi lain, banyak katak memperlihatkan pola warna yang menyamarkan. Kelenjar kulit katak menghasilkan mukus, yang tidak enak, bahkan beracun. Banyak spesies yang beracun memiliki pola warna yang cerah, yang sebenarnya memberikan peringatan kepada pemangsa yang kemudian mengaitkan pola warna itu dengan bahaya. (Campbell, 2003 : 259)
Ordo anura merupakan kelompok katak yang pandai melompat. Pada katak dewasa tidak ada ekor dan bernafas dengan paru-paru, kaki dan skeleton tumbuh dengan baik. Kepala dan tubuh bersatu (tidak ada leher). Kaki depan lebih pendek, kaki belakang lebih besar serta kuat untuk ,melompat. Diantara jari-jari kaki ada selaput (kulit) untuk berenang, vertebrae ada 10 dan tidak ada tulang rusuk (atau tereduksi). Fertilisasi eksternal. Larva (berudu) dengan ekor dan sirip-sirip median. Metamorfosis nyata dan mencolok, contoh katak bangkong (Buffo terestis, Bufo boreas), dan kodok hijau (Rana pipiens). (Brotowidjoyo, 1989:195)

c.    Ordo Apoda (Gymnophiona)
Ordo apoda disebut juga caeciana (sekitar 150 spesies), tidak bertungkai dan hampir buta, dan sangat menyerupai cacing tanah, caeciana hidup di daerah tropis dimana sebagian spesies ini bersarang di dalam lubang di tanah hutan yang lembap; beberapa anggota ordo Apoda di Amerika Selatan hidup dalam kolam dan aliran air tawar. (Campbell , 2003 : 260).
Ordo anura memiliki tengkorak kompak, banyak vertebrae, rusuk panjang, kulit lunak dan menghasilkan cairan yang merangsang. Antara mata dan hidung ada tentakel yang dapat ditonjolkan, mata sebagai mata vestigal dan mata tidak memiliki kelopak. Memiliki ekor yang pendek, jantan dengan organ yang kopulasi dapat ditonjolkan keluar. Serupa cacing, tidak memiliki kaki, menggali lubang. Sisik-sisik dermal (asal mesodermal) terpendam dalam kuli, ovivar atau ovovivivar. Dan hanya terdapat di daerah tropis. Contoh Ichthyosisglutinosus. (Brotowidjoyo, 1989:195)
4.    Habitat Amfhibia
Seperti arti umumnya, amfhibi hidup selalu berasosiasi dengan air, namun amfhibi hidup dalam dua alam yang berbeda : air dan darat. Namun demikian amfhibi menghuni habitat yang sangat berfariasi, dari tergenang di bawah  permukaan air sampai yang hidup dipuncak pohon yang tinggi. Kebanyakan jenis hidup di kawasan berhutan, karena membutuhkan kelembapan yang cukup untuk melindungi tubuh dari kekeringan. Beberpa jenis hidup di sungai dan tidak pernah meninggalkan air. Tidak ada jenis katak yang tahan terhadap air asin atau air payau, kecuali pada dua jenis katak, sa;ah satunya adalah Fejerfarya cancrifor, katak rawa atau katak sawah, jenis katak yang sangat dekat hubungannya dengan kegiatan manusia. Kecuali hidup dalam habitat yang sudah dimodifikasi manusia seperti sawah.
Amphibi dapat dikelompokan menururt pemisahan habitatnya :
a.    Habitat yang selalu berkaitan dengan kegiatan manusia, delapan jenis termasuk dalam kategori ini, yaitu : Bufo melanostcitus, Fejervarya spp. (tiga jenis), Occydozyga lima, Rana chalconata, R, erithraea, Polypledates leuconystax, dan mungkin juga Kalaola balebnta.
b.    Jenis amfhibia yang hidup di pepohonan, kelompok ini termasuk dalam suku katak pohon : Rachophoridae, bahkan beberapa jenis anggota Microhylidae benar-benar memanjat pohon. Kecuali Polipedates leucomystax. Jenis katak pohon lainnya sudah jarang ditemukan karena semua hidup di dalam huatan.
c.    Beberapa jenis katak hidup di habitat terganggu, yaitu dua jenis Microhyla, Rana baramica, dan R. Nicobariensis. Dianatara jenis-jenis ynag hidup di sepanjang sungai atau air yang mengalir terdapat Huia masonii yang hidup di sungai berakliran deras dan jerbih. Jenis lainnya adalah Bufo biporcatus, B. Parvus, Kaloprhynus montana. Dan lain sebagainya.


5.    Perkembangbiakan Amfhibia
Reproduksi terjadi pada semua tingkatan organisasi kehidupan mulai dari tingkatan monlekuler, seluler sampai organismik, dimana ketiganya memiliki hubungan satu sama lain. Paul, B Weiz (1963) mendefinisikan reproduksi sebagai perkembangan materi kehidupan yang terjadi dalam batasan-batasan ruang dan waktu. Perkembangan materi kehidupan mengandung makna kontinyuitas, artinya melalui proses reproduksi suatu organisme dapat mempertahankan kelangsungan hidup dan kehidupan spesiesnya secara langgeng.
Telur amphibi tidak mempunyai cangkang dan akan mudah kehilangan air dengan cepat ditempat kering. Fertilisasi terjadi secara eksternal pada sebagian spesis dengan jantan mendekap betina dan menumpahkan spermanya diatas telur-telur yang dikeluarkan oleh betina (cari gambar). Amphibi pada umumnya bertelur dikolam, rawa, atau paling tidak dilikngkungan yang lembap. Beberapa spesies bertelur sangat banyak didalam kolam sementara, dan angka kematiannya sangat tinggi. Sebaliknya, beberapa spesies memperlihatkan berbagai macam pemeliharaan anak dan menelurkan telur dalam jumlah yang relatif sedikit. Bergantung pada spesies, baik jantan atau betina dapat mengerami telur dipunggungnya, dalam mulut, atau bahkan dalam perutnya. (Campbell, 2003:260)
Semua jenis katak mempunyai berudu yang hidup bebas Philautus dan Oreophryne mempunyai telur besar dengan perkembangan langsung menjadi anak katak, telurnya tidak menetas menjadi berudu yang hidup bebas. Dalam waktu sepuluh hari, seekor anak katak kecil akan keluar dari selaput telur. (Djoko, 1998: 3)
Fertilisasi eksternal, tetapi terjadi ketika katak jantan menjepit katak betina ketika perkawinan (yaitu ketika telur dilepaskan segera sperma disemprotkan). Katak betina mempunyai dua ovarium, yang terletak disebelah ventral mesonefros. Telur dewasa keluar lalu masuk dalam selom, lalu tertarik kedalam oviduk, terus ke kloaka. Disekitar sejumlah telur itu, terbentuk selubung gelatinosa dan pembentukan selubung itu terjadi ketika telur masih dalam oviduk. Katak jantan mempunyai 2 testes yang berhubungan dengan ginjal melalui beberapa vasa eferensia. Spermatozoa mencapai kloaka melalui saluran wolff.
Perkembangan selanjutnya terjadi dalam air, pembelahan total, inekual (dari 8 buah sel, yang 4 buah diatas lebih kecil dari kuartet (4 buah sel) yang dibawah). Gastrulasi berahir terutama setelah terbentuknya 2 lapisan mesoderm. Dalam perkembangan selanjutnya terbentuk stadium larva akuatis, bernafas dengan insang dan disebut berudu, dan dengan metamorfosis terjadi katak dewasa.




Gmabar 1. Metamorfosis katak
 
SABAR, dan menunggu HARAPAN

tak selamanya manusia itu akan selalu berdiam diri menerima apa yang ada, menerima semua keadaan. manusia yang berakal sehat akan selalu berfikir untuk mencari jalan keluar dari suatu permasalahan yang ada di hadapannya. setiap manusia memiliki batas kesabaran.
kesabaran seorang manusia akan habis disaat masalah terus datang silih berganti.
yah,,,,sabar,,,sabar,,,dan terus menerus berusaha untuk bersabar, entah sampai kapan....


Dalam gelapnya malam
ku hanya berharap akan datang sebuah keajaiban
datang malaikat-malaikat Tuhan
dengan membawa kabar yang dapat merubah isi hati
Tuhan,,,lelah raga ini
menjalani skenario kehidupan
terus mencoba berjalan walau dengan tertatih
lesu, lunglai, haus akan sebuah harapan
harapan yang akan terwujud suatu saat nanti
namun, apakah benar semua itu akan terwujud...??
hanya berusaha, berdo'a dan bersabar untuk menunggu sebuah harapan itu akan terwujud
ya allah, hamban menghadap dengan lautan dosa
berharap akan mendapat setitik ampunan....








Senin, 21 Mei 2012

siap bergelut dengan katak dan kawan-kawannya.
mahluk gendut ini telah menarik hati, untuk mengenal lebih dekat lagi dengan keluarga nya. dengan keindahan dan daya tarik yang dimiliknya mampu menggoda hati ini.
yah, saya kira masih belum banyak manusia yang belum mengenal dan masih melihat sebelah mata saja. mungkin karena kebiasaannya yang suka berisik dan mngganggu dan tak sedikit pula karena bentuk nya yang buruk rupa ditambah dengan racun yang ada di dalam tubuhnya. memang, ada beberapa jenis kodok yang mempunyai perawakan buruk rupa dan beracun. tapi itu hanya jenis-jenis tertentu. masih banyak jenis-jenis lainnya dari keluarga amfhibi yang memberikan manfaat untuk manusia.



 "Berawal dari hal yang kecil akan ada perubahan yang besar untuk bumi kita"
Apakah kita pernah tersadar dimanakah kita sekarang ini ? Kita sebagai manusia hidup di bumi mulai dari lahir, kecil, beranjak dewasa, sampai kita meninggal nanti kita akan kembali untuk bertemu Tuhan. Kita sangat berhutang budi pada bumi,
Tetapi, berapa banyak kita telah mengotori bumi, merusak bumi, dan membuat bumi ini menjadi tidak indah lagi ?? tak ada jawaban pasti, karena terlalu sering kita mengotori bumi. sampai tak terhitung Kadang-kadang kita tidak sadar bahwa perbuatan kita sangat merusak bumi dan terkesan tidak berterima kasih pada bumi yang telah berjasa banyak pada bumi.

Allah menciptakan manusia ke bumi ini adalah sebagai mahluk yang cerdas dan mempunyai akal fikiran. tak sepantasnya kita sebagai manusia merusak bumi tempat tinggal kita. Oleh karena itu, kita harus mulai mengubah hidup kita agar perbuatan kita ini tidak lagi merusak Bumi. Tentunya kita adalah manusia yang tidak dapat melakukan semua hal. Jadi, kita cukup melakukan perbuatan yang dapat kita lakukan dan tidak perlu memaksakan diri. Jika kita hanya dapat berbuat hal-hal yang sederhana, ya kita lakukan hal sederhana tersebut. Jangan hanya karena hal sederhana yang bisa kita lakukan, kita malu untuk melakukannya sehingga kita tidak melakukan apa-apa. Tetapi juga kita harus mengembangkan diri supaya bisa melakukan hal yang lebih besar lagi. Yang terpenting adalah niat dan keikhlasan.
Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan misalnya adalah membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghematan listrik, menghemat Bahan Bakar Minyak dan masih banyak lagi.Mungkin kita sudah bosan dengan kata-kata "Buanglah Sampah Pada Tempatnya". Kita mendengar kata-kata itu sejak kita kecil sampai dewasa. Tetapi apakah kita sudah melakukan hal yang kita anggap sederhana tersebut ? Mungkin ya, mungkin tidak. Kadang-kadang untuk sampah yang besar kita ingat, tetapi jika sampahnya kecil seperti sobekan kertas, plastik, atau bungkus snack, kita membuangnya begirtu saja. Jika kita ada di kelas, maka kita taruh sampah tersebut dikolong meja. jika ada diangkot maka ditaruh dibawah tempat duduk.
Hal itu tidak hanya dilakukan oleh anak-anak, tetapi juga oleh orang dewasa. Itu menandakan bahwa yang terpenting adalah kesadaran diri. Usia tidak berpengaruh pada sikap seseorang. Yang paling berpengaruh adalah kesadaran. Itu yang paling penting. Begitu juga dengan penggunaan listrik dan air. Kita selalu menganggap bahwa lebih banyak orang yang menngunakan air lebih banyak dari diri kita sendiri sehingga kita berpikir kalaupun kita menghemat, tetap saja tidak akan berguna. Itu adalah pemikiran yang salah. Jika semua orang berfikir itu, maka tidak akan ada yang berhemat bukan ? Kita harus menanamkan pikiran segala sesuatu hal yang baik itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Jangan menunggu orang lain untuik berbuat hal kebaikan. 

"Berawal dari hal kecil kita melakaukan perubahan yang besar"
perjalanan hidup ini masih panjang, terus berjuang itu harus kita lakukan. yah...memang benar. jangan pernah menyerah dengan keadaan yang menimpa pada kita. memang, pasti sangat terasa berat untuk menjalani semua itu. tapi, kita harus tetapa terus berjuang dan yakin bahwa semua keadaan yang menimpa kita adalah ujian untuk menaikan derajat kita di mata Allah. ingat dengan salah satu firman-Nya, dalam al qur'an sebagai kitab yang kita yakini kebenarannya telah dijelaskan bahwa Allah tidak akan memberikan sebuah cobaan kepada umatnya jika umatnya tidak kuat untuk menghadapinya.
cobaan yang terus datang silih berganti, tak tersadar oleh kita. bahwa semua itu telah mendewasakan pemikiran kita untuk menjalani dan memahami makna kehidupan.
La Tahzan Innallaha ma'ana.......

Minggu, 20 Mei 2012


imageSetan Penyebar Gosip

Memang enak mengumbar lisan, tapi jangan tanyakan akibatnya. Hanya sepatah kata, tanpa disadari bisa menjadi sebab bagi seseorang untuk masuk ke jurang neraka yang amat dalam. Nabi SAW bersabda:
“Sesungguhnya, ada seseorang yang berkata sepatah kata saja di mana dia menganggap tak ada dampaknya namun itu (menjadi sebab) dia terlempar ke dalam neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. at-Tirmidzi)

Kebanyakan orang yang masuk neraka juga karena lisannya, seperti sabda Nabi SAW:
“Adakah yang menenggelamkan hidung (wajah) manusia ke dalam neraka selain dari hasil perbuatan lisan mereka?” (HR. Ahmad)

Sabda Nabi SAW tersebut menunjukkan bahwa lisan adalah penyebab yang paling banyak menjerumuskan manusia ke dalam neraka, meskipun dia seorang muslim. Namun, siksa yang menimpa muslim pasti ada akhirnya.

Para sahabat yang memahami betapa dahsyatnya bahaya lisan, sangat berhati-hati menjaga lisannya. Ibnu Mas’ud ra. berkata: “Tiada yang lebih layak untuk banyak dipenjarakan selain dari lisan saya.”

Iblis juga memahami hal ini. Menjerumuskan manusia ke dalam dosa lisan menjadi wilayah garap utamanya. Maka diangkatlah seorang anaknya menjadi pasukan khusus penyebar gosip. Qatadah menyebutkan, Iblis memiliki anak bernama al-Masuth yang bertugas khusus untuk membuat gosip, menyebarkan kabar burung yang tak jelas asalnya dan belum tentu kebenarannya, sekaligus menyebarkan kedustaan. Al-Masuth memperalat orang-orang yang hobi menyebar gosip menjadi perpanjangan lidahnya.

Dosanya Sesuai dengan Andilnya


Gosip berpotensi besar merusak kehormatan muslim, merapuhkan ukhuwah Islamiyah dan bahkan memicu terjadinya peperangan antara kaum muslimin. Seperti terjadi pada persitiwa ‘haditsul ifki’, berita dusta, di mana banyak rumor berkembang bahwa ummul mukminin Aisyah telah berbuat tidak senonoh dengan sahabat Shafwan. Akan tetapi Allah membersihkan nama beliau ra, sekaligus mengancam pelakunya dengan firman-Nya:
“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat.” (QS. an-Nuur: 19)

Orang-orang yang menyebarkan gosip tidak berada pada satu level dosa, tetapi tergantung besar kecil andilnya dalam menyebarkan gosip. Allah berfirman tentang orang-orang yang ikut andil dalam haditsul ifki:
“Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.” (QS. an-Nuur: 11)

Cara Kerja Setan Penyebar Dusta


Untuk menyebarkan berita bohong, setan memiliki cara yang halus dan licik. Dia tidak membisikkan ke hati manusia yang menjadi perpanjangan lidahnya untuk menyebarkan berita yang seluruhnya dusta. Tetapi dia menyelipkan berita yang benar di tengah tumpukan segudang kedustaan. Sehingga ada alasan untuk membela diri bahwa yang dikatakannya tidak semuanya salah, tapi ada juga yang benar.

Alasan lain, pihak yang digosip tidak marah, bahkan merasa senang. Seperti terjadi hari ini, banyak artis malah bangga menjadi obyek gosip, meski isinya miring. Kadang-kadang justru membuat sensasi agar digosipkan demi mendongkrak kete-narannya. Seperti pepatah Arab ‘bul zam-zam fa tu’raf’, kencingilah zam-zam niscaya engkau akan terkenal. Alasan ini tidak merubah status larangan menggosip orang, menceritakan semua kabar yang didengar. Nabi SAW memvonis orang yang gemar menceritakan setiap kabar yang didengarnya dengan predikat ‘pendusta.’ Beliau SAW bersabda:

“Cukuplah seseorang dikatakan dusta jika dia menceritakan setiap apa yang dia dengar.” (HR. Muslim)

Mengapa orang yang menceritakan semua yang didengarnya divonis sebagai pendusta? Karena tidak setiap kabar yang sampai kepadanya itu fakta yang benar-benar terjadi. Besar kemungkinan bahkan pasti ada diantaranya yang ternyata dusta. Jika dia menceritakan semua yang didengarnya, berarti ada juga berita dusta yang dia ceritakan kepada orang lain, maka jadilah dia pendusta.

Di sisi lain, ada informasi yang meski benar namun tidak boleh diceritakan kepada orang lain. Seperti berita tentang aib maupun rahasia orang lain. Inilah yang disebut dengan ghibah. Nabi SAW bersabda: “Tahukah kalian, apakah ghibah itu? Ghibah adalah ketika engkau menceritakan tentang saudaramu apa yang tidak dia sukai?” Para sahabat bertanya: “Bagaimana menurut Anda jika apa yang kami katakan memang ada pada saudaraku itu?” Beliau menjawab, “Jika apa yang kamu katakan benar, maka berarti engkau telah menghibahnya, dan jika yang kamu katakan tidak ada padanya maka berarti engkau telah berdusta tentangnya.” (HR. Muslim)

Kegiatan ‘memakan bangkai’ saudaranya dan mengumbar gosip, menyebarkan kabar burung dan rumor dianggap sebagai menu yang renyah oleh kebanyakan orang. Ada yang bertujuan untuk menjatuhkan kehormatan, sekedar mengisi waktu atau untuk menghibur diri:

“Dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja, padahal di sisi Allah adalah besar.” (QS an-Nuur: 15)

(Abu Umar Abdillah/Majalah Ar Risalah)

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

«الحمد لله» جملة خبرية قصد بها الثناء على الله بمضمونها على أنه تعالى مالك لجميع الحمد من الخلق أو مستحق لأن يحمدوه ، والله علم على المعبود بحق «رب العالمين» أي مالك جميع الخلق من الإنس والجن والملائكة والدواب وغيرهم وكل منها يطلق عليه عالم ، يقال عالم الإنس وعالم الجن إلى غير ذلك ، وغلب في جمعه بالياء والنون أولي العلم على غيرهم وهو من العلامة لأنه علامة على موجد

Sabtu, 19 Mei 2012

Wahai ayah dan ibu
Wahai ayah dan ibu dengarlah rintihan  anakmu
Pimpinlah diriku ini dijalan penuh berduri
 berilah ilmu mengenal tuhan pencipta diri ini
selamtkan dari tipuan dunia menuju alam abadi
Ilmu akhirat wajid dipelajari
Bekalan untuk bertemu illahi
Ilmu duniawi boleh di cari panduan hidup untuk berbakti
Ayah dan ibu ini impianku
 ingin menjadi anak yang sholeh
menolong ayah membantu ibu
terus berbakti di negeri abadi
Oh tuhan berikan kekuatan iman pada kedua ayah dan ibuku
 engkau ampunkan segala kelemahan
dan senantiasa dalam bimbinganmu
 setiap detik setiap saat berada dalam ridhomu
jalan yang lurus ditunjuki
tuhan jadi sahabat sejati